Bukit Watugupit Jogja, Menikmati Senja Hari Nan Indah

Bukit Watugupit Jogja, Menikmati Senja Hari Nan Indah

Matahari terbenam memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian orang, terutama bagi pecinta matahari terbenam. Bukan sekadar daya tarik, saat ini keindahan Sunset menjadi tren sekarang dengan kegelapan yang ada. Masih bepergian di provinsi khusus ini. Setelah mengunjungi berbagai tempat di Jogja, akhirnya ada juga tempat yang asyik untuk menikmati matahari terbenam. Tidak jauh dari lokasi Pantai Parangtritis dan Pasir Dune, ada tebing yang digunakan untuk menikmati cahaya oranye matahari terbenam. Berjalan ke timur dari pantai Parangtritis, kita bisa menggunakan bantuan Google Maps dengan mengetikkan kata kunci Bukit Watugupit atau Paralayang Hill, maka Google Maps akan menunjukkan lokasi yang indah.

Jika Anda mencari tujuan wisata yang tenang dan tenteram untuk menghilangkan kepenatan atau kecemasan, Bukit Watugupit Paralayang adalah salah satu pilihan yang tepat. Di tempat ini kita bisa menikmati matahari terbenam dan pantai yang indah dari atas bukit. Sebenarnya, masih ada tempat yang lebih indah untuk menikmati matahari terbenam di Jogja. Namun, tempat ini lebih terkenal karena lokasinya tidak jauh dari Parangtritis.

Perjalanan ke Watugupit dari Parangtritis berlangsung antara 15 dan 30 menit, tergantung pada apakah jalannya sibuk atau tidak. Kami meninggalkan Gumuk Pasir pukul 16:30 WIB dan tiba pukul 16.50 WIB. Medan yang dilintasi agak curam dan mendaki sekitar 1 km setelah memasuki lorong yang mengarah ke Watugupit. Jika Anda ingin menggunakan mobil, pastikan untuk menggunakan mobil yang kuat di lereng dan dengan pengemudi ahli karena jalannya ramai dan ramai. Jangan lupa untuk memastikan rem bekerja dengan baik. Jika Anda menggunakan motor, masih mudah dijangkau dan dikendalikan. Medan berupa tebing dan jurang di kiri dan kanan, jadi berhati-hatilah. Namun, tidak perlu khawatir harus repot-repot bersenang-senang dulu. Kemudian kita akan menemukan pemandangan yang sangat indah ketika kita sampai di atas.

Bukit Paralayang Watugupit, yang terletak di pantai Parangtritis, cukup terkenal. Banyak anak muda yang sengaja meluangkan waktu menikmati indahnya matahari terbenam di sana. Saran saya, datanglah sebelum jam 5 sore untuk menemukan tempat terbaik dan pemandangan yang bagus karena akan sangat ramai menjelang matahari terbenam. Pemandangannya sungguh menakjubkan membuat siapa pun yang suka matahari terbenam atau tidak menikmatinya dengan tenang.

Setelah tiba, kita dapat meninggalkan sepeda motor di bagian bawah atau atas sepeda motor. Kali ini saya memilih kamar anak-anak di bawah ini, sehingga saya dan teman-teman saya akan berjalan menuruni tebing ke puncak Bukit Paralayang untuk menikmati pemandangan dari ketinggian yang berbeda. Tetapi jika Anda malas memanjat tebing, Anda dapat meninggalkan sepeda motor di area penyimpanan atas sehingga mencapai langsung ke bukit. Untuk mengunjungi tempat ini, cukup bayar biaya parkir motor. Seperti kita ketahui, Yogyakarta adalah daerah dengan tempat wisata yang murah dan ramah dengan kantong pelajar.

Tidak hanya tempat untuk menikmati malam, ada juga kedai kopi untuk hang out bersama teman-teman. Kafe ini unik di tebing, sehingga Anda masih bisa melihat pemandangan matahari terbenam dengan jelas. Untuk duduk di kafetaria, kita hanya perlu memesan makanan yang dijual di kafetaria. Ada beberapa jenis makanan atau makanan ringan dan juga minuman seperti kopi yang bisa kita pesan. Lambat atau lambat di malam hari, tempat ini akan semakin dikunjungi oleh wisatawan lokal dan asing.

Kita dapat membuat video matahari terbenam dengan pemandangan pantai Parangtritis atau hanya mengabadikannya dalam bidikan kamera atau hanya menikmati keindahan ciptaan Tuhan. Pantai Parangtritis sangat jernih dan indah. Lanskap pantai yang menunjukkan ombak yang bergelombang menambah suasana tempat ini. Jangan lupa untuk mengunjungi tempat ini untuk menikmati keindahan matahari terbenam ketika Anda mengunjungi Jogja.

Author Image
Nick Raphael

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *